WpMag

Selasa, 16 Januari 2018

Pentingnya Teknologi Rumah Sakit untuk Meningkatkan Pelayanan Pasien

Pentingnya Teknologi Rumah Sakit untuk Meningkatkan Pelayanan Pasien

Teknologi Sistem Informasi Kesehatan di Rumah Sakit
Dalam lingkup kesehatan, keselamatan pasien harus menjadi target nomor satu. Untuk itu kualitas pelayanan pada pasien selalu menjadi prioritas utama di berbagai fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, klinik kesehatan maupun puskesmas. Dalam wilayah lingkup kesehatan ini, teknologi informasi kerap menjadi sorotan dan kini mengingat pentingnya peranan teknologi di segala segi kehidupan, maka teknologi rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan pasien semakin digalakkan.

Manfaat Penerapan Teknologi Sistem Informasi Kesehatan di Rumah Sakit

Teknologi Sistem Informasi Kesehatan di Rumah Sakit
Teknologi Sistem Informasi Kesehatan di Rumah Sakit
  • Hemat Tempat
Teknologi rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan pasien begitu penting. Salah satunya adalah teknologi informasi. Penggunaan teknologi informasi di rumah sakit bisa menghemat tempat maupun ruang lingkup pekerjaan para petugas medis. Petugas tidak perlu lagi mencatat di kertas/buku dan menyimpannya dalam bentuk dokumen offline. Dengan adanya sistem komputerisasi, maka data para pasien bisa tersimpan dengan aman di komputer
  • Mudah Mengakses, Mengecek, serta Olah Data
Sistem komputerisasi di rumah sakit membuat pelayanan pada pasien mejadi lebih cepat. Petugas tidak perlu repot mencari data-data pasien satu-persatu dari buku atau dokumen tertulis lainnya, namun cukup membuka data pasien di komputer. Data yang dimaksud akan mudah dicari dengan cara mengetikkan keyword pada kolom pencarian maka data akan muncul secara otomatis.
Data-data pasien juga lebih mudah ditelusuri atau dicek secara lebih terperinci sehingga meminimalisir human error. Petugas juga lebih mudah ketika perlu melakukan perubahan data pada pasien.
  • Komunikasi Antar Petugas Medis Lebih Cepat
Salah satu manfaat teknologi rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan pasien adalah mempermudah komunikasi antar petugas medis. Petugas medis tidak perlu repot memberikan suatu dokumen milik pasien ke petugas lainnya ketika dokumen tersebut dibutuhkan namun para petugas cukup akses data di komputer. Karenna seluruh sistem informasdi di rumah sakit bisa dilihat dan diakses oleh seluruh petugas medis kapan pun.
  • Rekam Kesehatan Elektronik
Rekam kesehatan elektronik merupakan dokumen yang sangat penting. Dokumen tersebut berisi tentang profil kesehatan pribadi milik pasien yang menggambarkan riwayat medis pasien serta catatan perkembangan kesehatan seumur hidup pasien. Termasuk di dalamnya adalah demografi pasien, permasalahan fisik dan psikis, imunisasi, data laboratorium, obat-obatan, tanda-tanda vital, laporan radiologi.
Bisa dibayangkan jika dokumen tersebut dicatat secara tertulis maka pasti akan terdapat banyak kelemahan/kekurangan.  Antara lain kesalahan dalam pencatatan data, data yang kurang lengkap serta potensi dokumen terselip atau bahkan hilang. Terkadang data tertulis juga sulit terbaca akibat kurang jelas. Dan dengan adanya teknologi komputerisasi, maka penyimpanan data informasi kesehatan setiap pasien akan lebih aman.
  • Komputerisasi Masukan Order Dokter
Komputerisasi Masukan Order Dokter (Computerized Physician Order Entry) merupakan aplikasi yang umum pada teknologi kesehatan di rumah sakit. Hal ini adalah sistem resep obat yang bersifat elektronik yang dipergunakan pasa saat pengobatan, diperintahkan dan selanjutnya diisi.
Penggunaan aplikasi ini dipandang dapat meningkatkan kualitas dengan proses standarisasi serta dengan penyediaan bimbingan dokter yang merawat pasien (Kuperman & Gibson, 2003 dalam Liu 2009). Aplikasi tersebut juga bisa memberikan peringatan pada dosis obat tertentu saat suatu indikator keluar dari rentang yang telah ditentukan (Kuperman; et al., 2007).
Selain tu dalam aplikasi ini juga terdapat fitur lain yakni permesaan dan penagihan, namun prioritas utama adalah pada fitur keselamatan pasien yang berhubungan dengan tindakan pencegahan kejadian efek samping obat (Bates, 2000, 2007 dlam Liu 2009).

Lingkup Penerapan Teknologi Sistem Informasi Kesehatan di Rumah Sakit

Teknologi Sistem Informasi Kesehatan di Rumah Sakit
Teknologi Sistem Informasi KesehaTeknologi Sistem Informasi Kesehatan di Rumah Sakittan di Rumah Sakit
Beberapa hal yang menjadi ruang lingkup penerapan teknologi sistem informasi kesehatan adalah beberapa hal, yaitu master plan (meliputi data, proses, sistem pelaporan informasi, sistem manajemen informasi, sistem pendukung keputusan, sistem yang mahir dan sistem pengetahuan), network system (pusat, provinsi, daerah), sistem informasi pusat pelayanan kesehatan, sistem informasi billing pada sebuah rumah sakit, sistem monitoring serta sistem pendukung keputusan (Sabarguna, 2012).
Sehubungan dengan upaya penyelamatan pasien, perlu penanganan secara sigap dan cepat. Salah satunya adalah teknologi rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan pasien. Teknologi sistem informasi kesehatan terbukti menghemat waktu dan tempat; memudahkan akses data pasien; mempermudah komunikasi antar petugas medis serta manfaat lainnya yang berorientasi pada pelayanan pasien.
https://robicomp.com/pentingnya-teknologi-rumah-sakit-untuk-meningkatkan-pelayanan-pasien.html

Cyberknife® Radiosurgery

Cyberknife® Radiosurgery

Meskipun radioterapi dikenal sebagai perawatan yang efektif untuk kanker, kemajuan medis baru-baru ini  telah meningkatkan pengiriman radiasi pada sel kanker untuk hasil yang lebih efektif serta aman bagi pasien.
Operasi dengan teknik bedah radiasi stereotaktik CyberKnife®, merupakan prosedur terobosan yang membawa perawatan kanker pada tahap baru, dengan pendeteksian tumor secara nyata menggunakan bedah radiasi robotik 4D.

Membuat Operasi Radiasi Lebih Aman

Direka oleh Universitas Stanford, CyberKnife® efektif dalam menangani  tumor prostat, paru-paru, hati, nasofaring, otak, dan tulang belakang. Teknik ini juga dapat digunakan untuk bedah radiasi pada otak serta radioterapi  tubuh stereotaktik (Stereotactic Body Radiotherapy – SBRT). Sebagai bentuk perawatan kanker tanpa operasi, bedah radiasi CyberKnife® mampu menjangkau  tumor yang sebelumnya belum bisa diakses, diobati, dan  dioperasi karena lokasinya berdekatan dengan organ penting, seperti di batang otak, jalur saraf, tulang belakang, dan saraf tulang belakang. Karena sinar radiasi difokuskan tepat pada tumor di dalam tubuh, maka tidak akan membahayakan sel-sel sehat sekitarnya.
Walaupun namanya adalah CyberKnife®, namun dalam bedah radiasi tersebut tidak ada proses pemotongan jaringan tubuh. Hal ini menjadikan teknik ini adalah pilihan yang sesuai bagi pasien dengan kondisi yang tidak memungkinkan menjalani operasi konvensional, baik karena faktor usia maupun karena resiko kesehatannya.
Keuntungan lain dari sistem CyberKnife® adalah adanya pendeteksian  tumor secara nyata, serta dapat memantau posisi pasien dan tumor yang ada. Sehingga dapat dilakukan penyesuaian proses radioterapi sesuai pergerakan tumor, dengan mengurangi kemungkinan tidak terlihatnya tumor ataupun merusak sel-sel lain di sekitarnya.  Pada kasus yang melibatkan otak maupun tulang belakang, perangkat lunak komputer CyberKnife® yang terbaru telah menghapus perlunya pemasangan sekrup yang dimasukkan ke tengkorak (bingkai kepala), sehingga membuat teknik ini sebagai perawatan kanker tanpa rasa sakit.
Bedah radiasi CyberKnife® tidak membutuhkan bius ataupun pengirisan, sehingga pasien yang menjalani perawatan ini dapat langsung kembali beraktivitas setelah prosedur selesai dilakukan.

Para Spesialis yang Berpengalaman

Para ahli onkologi di Rumah Sakit Beacon telah dilatih di pusat bedah radiasi CyberKnife® yang bertempat di Amerika dan Eropa. Para spesialis kami merupakan pelopor  dalam bidang ini di Malaysia, dengan pengalamanan selama lebih dari 10 tahun, dan menangani lebih dari 1.400 kasus. Hasilnya pun telah dipublikasikan dan dipresentasikan di tingkat internasional. Para dokter di sini juga secara rutin memberikan ceramah dan kuliah yang berkaitan dengan bidang ini.

http://www.beaconhospital.com.my/id/cyberknife-radiosurgery/?gclid=EAIaIQobChMI-tXfu_rd2AIVnAMqCh1o0w2rEAAYAiAAEgJDIfD_BwE

Manfaat Teknologi Informasi di bidang Kesehatan

Manfaat Teknologi Informasi di bidang Kesehatan

Manfaat Teknologi Informasi di bidang Kesehatan

a.      Pemanfaatan Teknologi Informasi di Bidang Manajemen Kesehatan :
1.        Mambantu dalam Membangun Sistem informasi rumah sakit (SIR) secara luas.
    Sistem informasi rumah sakit sangat menolong untuk pertukaran informasi antar rumah sakit.
2.        Membantu dalam melakukan manajemen oleh perawat
   Teknologi informasi dalam SIKM, dapat digunakan untuk membantu perawat dalam menadta pasien, mengklasifikasikan pasien, catatan personal mengenai riwayat penyakit pasien serta laporan bertahap menganai kondisi dari pasien yang dirawat.
3.        Komputer juga dapat membantu pembuatan Sistem Klasifikasi Pasien
Dengan bantuan alat komputer, dapat membantu dalam menentukan kebutuhan tenaga di ruang rawat, berguna juga untuk memantau klasifikasi klien. Sistem klasifikasi pasien adalah pengelompokan pasien berdasarkan kebutuhan perawatan yang secara klinis dapat diobservasikan oleh perawat.
4.        Alat bantu rekam medik
   Komputer di  rumah sakit adalah membantu dalam penerapan rekam medis medis. Pengertian rekam medis berbasis komputer secara prinsip adalah penggunaan database untuk mencatat semua data medis, demografis serta setiap event dalam manajemen pasien di rumah sakit. Rekam medis berbasis komputer akan menghimpun berbagai data klinis pasien baik yang berasal dari hasil pemeriksaan dokter, digitasi dari alat diagnosisi (EKG, radiologi, dll), konversi hasil pemeriksaan laboratorium maupun interpretasi klinis.
5.         Pengembangan E_Health di RS
   Pengembangan E-health di Rumah Sakit.  Sebagai contoh, e-Health dapat diterapkan untuk membantu pengembangkan program yang membantu dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya saling bertukar infomasi secara elektronik, mengambil data rekam medis pasien kapan dan dimana diperlukan, dan melakukan kolaborasi dengan memberi layanan jasa kesehatan lainnya secara real time melalui internet.
b.      Pemanfaatan Teknologi Informasi di Bidang Pelayanan Kesehatan :
1.        Dengan TIK, maka peningkatan gizi buruk, peningkatan kejadian malaria, diare, demam berdarah, dapat terdeteksi lebih dini melalui perangkat TIK yang bergerak (m-Health).
2.        Kemajuan TIK juga dapat membantu mengatasi masalah langkanya tenaga ahli di daerah dengan menerapkan pengobatan jarak jauh, seperti: tele-medicine, tele-consultation, dan tele-radiology. Saat ini, Pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti institusi pendidikan, organisasi profesi, dan pelaku industri telah mengembangkan pengobatan jarak jauh.
3.        Penerapan TIK dalam bidang kesehatan telah mengubah pola juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien, yaitu dengan sistem berbasis kartu cerdas (smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien.
4.   Digunakannya robot untuk membantu proses operasi pembedahan serta penggunaan komputer hasil pencitraan tiga dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien.
5.        Telemedicine merupakan suatu layanan kesehatan antara dokter atau praktisi kesehatan dengan pasien jarak jauh guna mengirimkan data medik pasien menggunakan komunikasi audio visual mengunakan infrastruktur telekomunikasi yang sudah ada misalnya menggunakan internet, satelit dan lain sebagainya. 
6.        Komputer Genggam (PDA/Personal Digital Assistant)
        PDA  dapat digunakan untuk menyimpan berbagai data klinis pasien, informasi obat, maupun panduan terapi/penanganan klinis tertentu. Contoh aplikasi klinis yang dapat digunakan di PDA seperti epocrates. Pemanfaatan PDA yang sudah disertai dengan jaringan telepon memungkinkan dokter tetap dapat memiliki akses terhadap database pasien di rumah sakit melalui jaringan internet. Salah satu contoh penerapan teknologi telemedicine adalah pengiriman data radiologis pasien yang dapat dikirimkan secara langsung melalui jaringan GSM. Selanjutnya dokter dapat memberikan interpretasinya secara langsung PDA dan memberikan feedback kepada rumah sakit



http://www.depkes.go.id/index.php?vw=2&id=1943
http://www.depkes.go.id/index.php/berita/press-release/1943-pelayanan-bidang-kesehatan-manfaatkan-kemajuan-teknologi-informasi-dan-komunikasi.html
http://bobywahyudi9.blogspot.co.id/2017/02/manfaat-teknologi-informasi-di-bidang.html?m=1


Cyberknife® Radiosurgery

Meskipun radioterapi dikenal sebagai perawatan yang efektif untuk kanker, kemajuan medis baru-baru ini  telah meningkatkan pengiriman radiasi pada sel kanker untuk hasil yang lebih efektif serta aman bagi pasien.
Operasi dengan teknik bedah radiasi stereotaktik CyberKnife®, merupakan prosedur terobosan yang membawa perawatan kanker pada tahap baru, dengan pendeteksian tumor secara nyata menggunakan bedah radiasi robotik 4D.

Membuat Operasi Radiasi Lebih Aman

Direka oleh Universitas Stanford, CyberKnife® efektif dalam menangani  tumor prostat, paru-paru, hati, nasofaring, otak, dan tulang belakang. Teknik ini juga dapat digunakan untuk bedah radiasi pada otak serta radioterapi  tubuh stereotaktik (Stereotactic Body Radiotherapy – SBRT). Sebagai bentuk perawatan kanker tanpa operasi, bedah radiasi CyberKnife® mampu menjangkau  tumor yang sebelumnya belum bisa diakses, diobati, dan  dioperasi karena lokasinya berdekatan dengan organ penting, seperti di batang otak, jalur saraf, tulang belakang, dan saraf tulang belakang. Karena sinar radiasi difokuskan tepat pada tumor di dalam tubuh, maka tidak akan membahayakan sel-sel sehat sekitarnya.
Walaupun namanya adalah CyberKnife®, namun dalam bedah radiasi tersebut tidak ada proses pemotongan jaringan tubuh. Hal ini menjadikan teknik ini adalah pilihan yang sesuai bagi pasien dengan kondisi yang tidak memungkinkan menjalani operasi konvensional, baik karena faktor usia maupun karena resiko kesehatannya.
Keuntungan lain dari sistem CyberKnife® adalah adanya pendeteksian  tumor secara nyata, serta dapat memantau posisi pasien dan tumor yang ada. Sehingga dapat dilakukan penyesuaian proses radioterapi sesuai pergerakan tumor, dengan mengurangi kemungkinan tidak terlihatnya tumor ataupun merusak sel-sel lain di sekitarnya.  Pada kasus yang melibatkan otak maupun tulang belakang, perangkat lunak komputer CyberKnife® yang terbaru telah menghapus perlunya pemasangan sekrup yang dimasukkan ke tengkorak (bingkai kepala), sehingga membuat teknik ini sebagai perawatan kanker tanpa rasa sakit.
Bedah radiasi CyberKnife® tidak membutuhkan bius ataupun pengirisan, sehingga pasien yang menjalani perawatan ini dapat langsung kembali beraktivitas setelah prosedur selesai dilakukan.

Para Spesialis yang Berpengalaman


Para ahli onkologi di Rumah Sakit Beacon telah dilatih di pusat bedah radiasi CyberKnife® yang bertempat di Amerika dan Eropa. Para spesialis kami merupakan pelopor  dalam bidang ini di Malaysia, dengan pengalamanan selama lebih dari 10 tahun, dan menangani lebih dari 1.400 kasus. Hasilnya pun telah dipublikasikan dan dipresentasikan di tingkat internasional. Para dokter di sini juga secara rutin memberikan ceramah dan kuliah yang berkaitan dengan bidang ini.


Pentingnya Teknologi Rumah Sakit untuk Meningkatkan Pelayanan Pasien

Teknologi Sistem Informasi Kesehatan di Rumah Sakit
Dalam lingkup kesehatan, keselamatan pasien harus menjadi target nomor satu. Untuk itu kualitas pelayanan pada pasien selalu menjadi prioritas utama di berbagai fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, klinik kesehatan maupun puskesmas. Dalam wilayah lingkup kesehatan ini, teknologi informasi kerap menjadi sorotan dan kini mengingat pentingnya peranan teknologi di segala segi kehidupan, maka teknologi rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan pasien semakin digalakkan.

.



Pentingnya Teknologi Rumah Sakit untuk Meningkatkan Pelayanan Pasien

Pentingnya Teknologi Rumah Sakit untuk Meningkatkan Pelayanan Pasien Posted on  November 4, 2017  by  rifzan 04 Nov Dalam li...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes